Seri Doa Hari Ini (10): Doa Saat akan Naik Kendaraan

Doa Saat akan Naik Kendaraan

Rifyal Ka’bah dalam karyanya “Dzikir dan Doa dalam al-Qur’an”, mempertegas  bahwa doa di atas  adalah doa Nabi Nuh. Doa di atas diucapkan Nabi Nuh setelah ia memohon pertimbangan Allah untuk menyelamatkan anaknya dari ancaman bahaya banjir besar yang merupakan hukuman Allah terhadap bangsanya yang membangkang. Petunjuk ini datang dari Allah. Allah menunjuki orang yang Ia kehendaki dan menyesatkan orang yang Ia kehendaki. Sebagai rasul, Nabi Nuh telah mengajak semua orang menuju jalan Allah. Termasuk keluarga dan puteranya. Namun mereka membangkang. Sebagai manusia, dalam diri Nabi Nuh berkecamuk antara perasaan sedih akibat kehilangan anggota keluarga dan perasaan tulus saat  melihat janji Allah terpenuhi.

Wahbah Zuhaili dalam Tafsir Munir, memberi informasi bahwa ada keterangan yang menyebutkan, konon orang-orang yang ikut bersama-sama Nabi Nuh naik ke atas bahter berjumlah  enam ratus laki-laki berikut isteri mereka. Ada juga keterangan lain yang menyebutkan jumlah keseluruhan orang yang ikut naik ke atas bahtera dalah tujuh puluh delapan, separuhnya laki-laki dan separuhnya lagi perempuan.

Selanjutnya, Anis Masykur dan Jejen Musfah mejelaskan bahwa akhirnya datang azab Allah dalam wujud banjir besar. Selain Nabi Nuh dan para pengikutnya yang beriman serta sejumlah pasang binatang, semua tenggelam dalam gelombang laksana gunung tersebut. Anak-anak Nabi Nuh yang beriman selamat, seperti Sam, Ham, dan Japits. Tapi Qana’an ikut tenggelam diamuk banjir karena membangkang. Ada informasi, bahwa Allah memerintahkan bumi untuk menelan air bah itu, dan hujan berhenti, perahu Nabi Nuh berlabuh di bukit Judi, bukit yang terletak di Armenia Selatan, berbatasan dengan Mesopotamia. Inilah fragmen yang dilukiskan dalam al-Qur’an:

QS al-Qamar [54] ayat 11-13

Lalu Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah. Dan Kami jadikan bumi yang menyemburkan  mata air-mata air, maka bertemulah (air-air) itu sehingga (meluap menimbulkan) keadaan (bencana) yang telah ditetapkan. Dan Kami angkat dia (Nuh) ke atas (kapal) yang terbuat dari papan dan pasak” (QS al-Qamar [54] ayat 11-13).

Tampaknya, ayat di atas menunjukkan bahwa banjir itu benar-benar terjadi. Bukan mitos atau  legenda. Sebab bisa diverifikasi secara meteorologis dan geo-fisika.

Advertisements

2 thoughts on “Seri Doa Hari Ini (10): Doa Saat akan Naik Kendaraan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s