Seri Doa Hari Ini (8): Doa Mohon Kesabaran

Doa Mohon Kesabaran

Oleh: Dr. Syamsul Yakin, M.A


Doa Mohon Kesabaran

Doa di atas muncul terkait dengan ayat sebelumnya, yakni ketika Fir’aun berkata kepada para tukang sihir:

QS. al-A’raf [7] ayat 124-126

Sungguh aku akan memotong tangan dan kakimu secara silang. Kemudian aku benar-benar akan menyalib kamu semua. Para tukang sihir itu berkata, ”Sesungguhnya kepada Tuhan kamilah kami kembali. Dan kamu tidak membalas dendam kepada kami melainkan karena kami telah beriman kepada ayat-ayat Tuhan kami tatakala ia datang kepada kami. ”Ya Tuhan kami! Isilah kami dengan kesabaran dan wafatkanlah kami sebagai orang Islam (yang menyerahkan diri kepada Allah)” (QS. al-A’raf [7] ayat 124-126).

Ibnu Abbas berkata, seperti dikutip Muhammad Nashir al-Raifa’i dalam Taisiru al-Aliyyul Qadir li Ikhtishari Tafsir Ibn Katsir, orang yang pertama menyalib dan memotong kaki dan tangan secara silang adalah Fir’aun. Ucapan para tukang sihir, ”Sesungguhnya kepada Tuhan kamilah kami kembali”, berarti bahwa kami telah yakin bahwa kepada-Nyalah kami akan kembali dan azab-Nya lebih keras daripada azabmu, maka hari ini kami akan bersabar dalam menerima azabmu agar kami dapat terlepas dari azab Allah. Itulah mengapa kemudian mereka berdoa, ”Ya Tuhan kami! Isilah kami dengan kesabaran dan wafatkanlah kami sebagai orang Islam (yang menyerahkan diri kepada Allah)” (QS. al-A’raf [7] ayat 126).

Dalam surat Thaha [20] ayat 72-75, perkataan mereka lebih tegas lagi terhadap Fir’aun:

Thaha [20] ayat 72-75

(72) Mereka berkata: “Kami sekali-kali tidak akan mengutamakan kamu daripada bukti-bukti yang nyata (mukjizat), yang telah datang kepada kami dan daripada Tuhan yang telah menciptakan kami; maka putuskanlah apa yang hendak kamu putuskan. Sesungguhnya kamu hanya akan dapat memutuskan pada kehidupan di dunia ini saja. (73) Sesungguhnya kami telah beriman kepada Tuhan kami, agar Dia mengampuni kesalahan-kesalahan kami dan sihir yang telah kamu paksakan kepada kami melakukannya. Dan Allah lebih baik (pahala-Nya) dan lebih kekal (azab-Nya)”. (74) Sesungguhnya barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka sesungguhnya baginya neraka Jahannam. Ia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup. (75) Dan barangsiapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan beriman, lagi sungguh-sungguh telah beramal saleh, maka mereka itulah orang-orang yang memperoleh tempat-tempat yang tinggi (mulia).

Ada informasi menarik, seperti ditulis al-Qurthubi dalam Tafsir al-Qurthubi, diriwayatkan bahwa orang-orang yang ikut beriman bersama para tukang sihir itu berjumlah enam ratus ribu orang. Dalam riwayat lainnya, disebutkan bahwa Fir’aun membawa para tukang sihirnya ke tepi sungai Nil untuk menghukum mereka secara bersama-sama. Muhammad Nashir al-Raifa’i menambahkan informasi lain bahwa pada siang hari mereka sebagai tukang sihir dan sore hari mereka menjadi syuhada yang salih. Abdullah Yusuf Ali dalam The Holy Qur’an mengamati, bahwa perintah Fir’aun melawan tukang-tukang sihir cukup keras. Hal itu bisa dilihat dalam ayat-ayat berikutnya.

Advertisements

One thought on “Seri Doa Hari Ini (8): Doa Mohon Kesabaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s