Seri Doa Hari Ini (7): Doa agar Dikaruniai Keturunan yang Baik

Doa agar Dikaruniai Keturunan yang Baik

Dari uraian di atas, kita simpulkan bahwa ”anak cucu yang baik” yang dimohonkan Nabi Zakariya kepada Allah SWT adalah seorang putra yang diberkahi, bertakwa, saleh, dan diridhai Allah SWT dan bernama Yahya. Selain itu, dalam sejarah, seperti dituturkan al-Qur’an, bahwa kita diminta untuk memberi pelajaran akidah kepada anak-anak kita. Misalnya:

QS Luqman [31] ayat 13

Dan  (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya , ‘Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (QS Luqman [31] ayat 13)

Menurut para ulama, secara umum surat Luqman termasuk kelompok surat Makiyah, setidaknya informasi itu terdapat  dalam Fath al-Qadir karya al-Syaukani. Disebut surat “Luqman” karena pada ayat keduabelas Allah menyebut nama “Luqman”, sebagai tokoh sentral. Dikatakan, Allah memberikan nikmat dan ilmu pengetahuan kepadanya. Sebagai bukti syukur kepada-Nya, maka Luqman mentransformasikan ilmu-pengetahuan tersebut kepada anak-anaknya. Terutama yang berkaitan dengan akidah, muamalah, dan akhlak.

Menurut Musthafa al-Maraghi, dalam Tafsir al-Maraghi, Luqman termasuk orang yang sangat mencintai dan mengasihi anaknya. Memperkuat akidah, hanya menyembah Allah, dan tidak melakukan perbuatan syirik adalah pondasi utama dan pertama bagi Luqman dalam mendidik anaknya. Bagi Luqman, perbuatan syirik adalah suatu kezaliman yang besar. Dikatakan zalim karena menempatkan sesuatu secara keliru, dan disebut dosa besar karena perbuatan tersebut menyandingkan makhluk dan Khalik secara sejajar.

Selain itu, prinsip memegang teguh akidah dan hanya mempertuhankan Allah akan berdampak pada ketenangan dan keamanan, lahir dan batin. Konsistensi ini (memegang teguh akidah) berkonsekuensi pula pada munculnya sikap teguh hati, kuat prinsip, penuh-selidik dan penuh-sangka baik. Allah katakan:

QS al-An’am [6] ayat 82

Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS al-An’am [6] ayat 82).

Imam Bukhari dalam al-Jami’ al-Shahih, meriwayatkan sebuah hadits yang bersumber dari Anas ra. Ia berkata bahwa Nabi saw bersabda:

Akan dikeluarkan dari neraka, orang yang menyebut Laa ilaaha Illallaah, apabila di dalam hatinya terdapat kebaikan (iman) seberat sya’irah (sejenis gandum). Akan dikeluarkan dari neraka orang yang menyebut Laa ilaaha Illallaah, apabila di dalam hatinya terdapat kebaikan seberat burrah (gandum). Dan akan dikeluarkan dari neraka orang yang menyebut Laa ilaaha Illallaah, apabila di dalam hatinya terdapat kebaikan seberat zarrah (biji sawi atau debu)”.

Kedua nash di atas menjelaskan betapa pentingnya menanamkan prinsip akidah yang benar sejak masa dini. Karena akidah yang kuat akan menjadi tameng hebat manakala sang anak bersentuhan dengan paham yang batil (mengandung keburukan dalam prinsip) dan fasik (mengandung kekeliruan dalam pelaksanaan). Nabi saw bersabda:

Ajarkan kepada anak-anak kalian kalimat Laa ilaaha Illallaah sebagai kalimat pertama.” (HR. al-Hakim bersumber dari Ibnu Abbas).

Advertisements

2 thoughts on “Seri Doa Hari Ini (7): Doa agar Dikaruniai Keturunan yang Baik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s