Seri Doa Hari Ini (7): Doa agar Dikaruniai Keturunan yang Baik

Doa agar Dikaruniai Keturunan yang Baik

Doa memohon kemampuan bersyukur

QS al-Naml [27] ayat 19:

Doa memohon kemampuan bersyukur

Maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: “Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”

QS al-Ahqaf [46] ayat 15:

Doa memohon kemampuan bersyukur

Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.

Doa memohon ampunan untuk kedua orangtua

Doa memohon ampunan untuk kedua orangtua

Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.” (QS Nuh [71] ayat 28)

Doa dalam surat Alu Imran [3] ayat 38 di atas, ketika membacanya, bisa juga dibarengi dengan doa serupa dalam al-Qur’an, yaitu pada surat al-Anbiya [21] ayat 89:

surat al-Anbiya [21] ayat 89

Ya Tuhanku! Janganlah Engkau membiarkan aku  hidup seorang diri dan Engkaulah waris yang paling baik”.

Lagi-lagi doa inipun diawali dengan ungkapan menyeru kepada Allah, yakni ”Rabbi”.

Mengapa doa ini diyakini untuk meminta keturunan? Padahal ini adalah doa Nabi Zakariya yang, seperti ditulis Jalaluddin al-Suyuthi dalam Tafsir Jalalain bahwa Nabi Zakariya sendiri pada usia sekitar 120 tahun belum dikarunia keturunan sedangkan usia isterinya telah 98 tahun. Abdullah Yusuf Ali dalam The Holy Qur’an, beragumen bahwa Zakariya bukan meminta anak biasa. Anak yang diminta Zakariya adalah  ”anak cucu yang baik”. ”Anak cucu yang baik” adalah, seperti diungkap Syaikh Nawawi Banten dalam Tafsir Munir, seorang putra yang diberkahi, bertakwa, saleh, dan diridhai Allah SWT. Siapakah dia?

Menurut Wahbah Zuhaili dalam Tafsir Munir, waktu itu Zakariya sedang berdiri memanjatkan doa kepada Allah SWT dan menunaikan shalat  di dalam mihrab tempat ibadahnya. Malaikat Jibril berkata kepadanya, ”Sesungguhnya  Allah SWT memberi kabar gembira untukmu dengan seorang anak yang diberi nama Yahya”. Di dalam sebuah ayat, Allah SWT berfirman:

QS Maryam [19] ayat 7

Wahai Zakariya! Kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki namanya Yahya, yang Kami belum pernah memberikan  nama seperti itu sebelumnya.” (QS Maryam [19] ayat 7).

Advertisements

2 thoughts on “Seri Doa Hari Ini (7): Doa agar Dikaruniai Keturunan yang Baik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s