Seri Doa Hari Ini (6): Doa Mohon Kekuasaan

Karena amanah, sejatinya kekuasaan tidak boleh diminta. Menarik sekali, untuk dicermati, satu hadits lagi yang bersumber dari Abu Dzar: ”Aku berkata, ’Wahai Rasulullah, kenapa Engkau tidak mengangkatku menjadi wakilmu?’ Kemudian beliau menepuk-nepuk pundakku dengan kedua tangannya, seraya bersabda, “Wahai Abu Dzar, sesungguhnya Engkau adalah orang yang lemah, padahal kekuasaan itu adalah amanah. Kelak di hari kiamat kekuasaan itu akan menjadi kehinaan dan kesedihan, kecuali orang yang mengambilnya dengan kebenaran dan menunaikan segala kewajiban.” (HR. Muslim).

Rasulullah kembali tegaskan: “Sesungguhnya kita, demi Allah, tidak akan memberikan pekerjaan ini kepada seorang pun yang memintanya dan tidak juga kepada orang yang sangat menginginkannya” (HR. Muslim).

Tentang hal ini, Allah memberikan peringatan:

QS. Al-Anfal [8] ayat 27

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedangkan kamu mengetahui” (QS. Al-Anfal [8] ayat 27).

QS. al-Nisaa[4] ayat 58

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia suapaya kamu menetapkan dengan adil…”(QS. al-Nisaa[4] ayat 58).

Kedua: Berlaku Adil

Misalnya firman Allah dalam surat al-Maidah [5] ayat 42:

QS al-Maidah [5] ayat 42

“…Dan jika kamu memutuskan perkara mereka, maka putuskanlah (perkara itu) di antara mereka dengan adil. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil”.

Ayat di atas merupakan petunjuk Allah kepada Rasulullah untuk menghadapi orang-orang Yahudi. Walaupun mereka sering menyakiti Nabi, tapi Allah tetap memerintahkan berlaku adil ketika memutuskan perkara mereka. Allah tidak menghendaki kebencian kepada suatu kelompok membuat hak-hak mereka terenggut dan diperlakukan secara tidak adil. Allah mempertegas:

QS. al-Maidah [5] ayat 8

”…Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa…” (QS. al-Maidah [5] ayat 8).

Lebih jelas lagi, dalam hal kepemimpinan atau pemerintahan, Allah katakan:

QS. Shad [38] ayat 26

Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (atas masalah-masalah yang timbul) di antara manusia itu dengan adil, janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena dia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah …”(QS. Shad [38] ayat 26).

Advertisements

One thought on “Seri Doa Hari Ini (6): Doa Mohon Kekuasaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s