Seri Doa Hari Ini (3): Doa Untuk Negeri

Doa untuk Negeri

Oleh: Dr. Syamsul Yakin, M.A


Doa untuk Negeri

Doa di atas adalah doa Nabi Ibrahim untuk negerinya, yakni Arab. Nabi Ibrahim berharap, seperti diungkap Wahbah Zuhaili dalam Tafsir Munir, negerinya aman dan tenteram, tidak dikuasai para tiran. Selain itu, Nabi Ibrahim memohon agar dilindungi juga dari malapetaka, seperti gempa bumi dan tsunami. Termasuk, Nabi Ibrahim minta agar negerinya diberi rezeki dan buah-buahan yang terlezat dan beraneka, baik rasa maupun warnanya.

Kata al-Maraghi dalam Tafsir al-Maraghi, ada kalanya buah-buahan tersebut di tanam sendiri di tempat yang dekat. Pun didatangkan dari tempat yang jauh. Memang benar, keduanya itu telah dikabulkan Allah seperti yang bisa kita saksikan saat ini. Semua kebaikan itu berkat doa Nabi Ibrahim yang dikabulkan Allah. Makkah dan Madinah tidak bergejolak seperti kota-kota Timur Tengah lainnya. Lebih terasa lagi, saat musim haji di mana setiap jamaah haji merasa aman dan tercukupi rezeki.

Sekali lagi, tulis Sayyid Quthb dalam Tafsir Fi Zhilalil Qur’an, Doa Nabi Ibrahim ini menegaskan sifat aman bagi Baitullah. Menariknya, doa Nabi Ibrahim itu hanya orang beriman yang beroleh rasa aman dan rezeki. Karena, lanjut Sayyid Quthb, tempat kembali orang yang tidak beriman adalah neraka dengan azab yang pedih. Di dunia ini mungkin hanya Makkah dan Madinah yang hanya boleh dimasuki orang beriman.

Pertanyaannya adalah mengapa di negeri kita sendiri yang mayoritas orang beriman kepada Allah SWT tapi tidak aman dan tidak terjamin rezekinya? Hamka dalam Tafsir al-Azhar, menjelaskan bahwa di dunia manusia mendapat bagian yang sama di antara mukmin dan kafir. Malah kadang-kadang rezeki yang diberikan kepada kaum kafir lebih banyak daripada yang Allah berikan kepada orang beriman itu sendiri. Mengapa demikian? Ulama yang menulis buku tafsirnya di balik jeruji besi ini menjelaskan soal kebendaan belum boleh jadi ukuran. Kata Hamka, nanti di akhirat baru akan diperhitungkan di antara iman dan kufur. Orang kufur, betapapun kaya-raya dengan harta dan buah-buahan di dunia ini, tidak akan mendapatkan apapun nanti setelah datang kematian. Kaum kufur tetap akan miskin jiwa, gersang, dan kelak mereka menempati neraka. Namun bagi kaum beriman surga yang akan didapatinya.

Mengapa hanya orang beriman yang bakal beroleh rasa aman? Karena Allah sebagai al-Mukmin (Pemberi Rasa Aman) hanya memberi rasa aman kepada orang beriman. Secara bahasa ada korelasi antara iman, al-Mukmin, dan aman. Menurut Quraish Shihab dalam “Menyingkap Tabir Ilahi”, banyak sekali ayat al-Qur’an yang menginformasikan dihilangkannya rasa takut dari hati orang beriman. Bahkan bagi orang beriman dan beramal shaleh, Allah menukar rasa takut dengan rasa aman.

Advertisements

One thought on “Seri Doa Hari Ini (3): Doa Untuk Negeri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s