Seri Doa Hari Ini (1): Doa Berlindung dari Setan

Doa Berlindung dari Setan

Oleh: Dr. Syamsul Yakin, M.A


Doa Berlindung dari Setan

Seorang ulama asal Mesir, Muhammad al-Ghazali dalam kitab tafsirnya Nahwu Tafsir Mawdhu’i li Suwar al-Qur’an al-Karim, menulis bahwa surat ke-23 ini turun untuk menghibur kaum mukmin bahwa mereka memiliki masa depan yang baik. Berbeda dengan kaum kafir yang akan binasa secara nyata. Mengapa demikian? Salah satunya karena Allah mengajarkan kepada kaum mukmin satu doa dalam surat tersebut agar tidak tergelincir ke lembah dosa akibat bujuk rayu setan durjana. Untuk itu kaum mukmin wajib memahami dan membaca doa tersebut setiap saat.

Menurut Wahbah Zuhaili dalam Tafsir Munir, doa di atas bisa dimaknai secara lebih jelas. Pada ayat 97, ia memperjelas: “Hamba berlindung kepada Engkau dari hasutan, godaan, bujuk rayu, dan bisikan-bisikan setan terhadap manusia”. Sedangkan pada ayat 98, ia menafsiri: “Dan hamba berlindung kepada Engkau Ya Rabbi dari kehadiran mereka dalam urusan-urusan hamba karena mereka tidak lain datang dengan membawa keburukan”. Selain itu, kata Wahbah Zuhaili, maksudnya bisa juga, “Hamba berlindung kepada Engkau dari keberadaan mereka berkerumun di sekitar hamba dalam berbagai keadaan dan aktivitas”. Inilah cara berdoa dalam al-Qur’an yang Allah ajarkan  untuk menghadapi setan.

Bagi Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya yang terkenal, seseorang harus memanggil asma-Nya (Ya Rabbi)  pada saat memulai segala urusan. Hal ini bertujuan untuk mengusir setan. Misalnya, ketika makan, bersetubuh, menyembelih hewan, dan lainnya. Muhammad Arifin Ilham, kerap membaca ayat 97-98 ini sesaat sebelum memulai shalat.

Menurut Hamka dalam Tafsir al-Azhar doa di atas terkait dengan perlakuan kaum kafir Quraisy kepada Nabi SAW. Nabi SAW bermohon agar hatinya dikuatkan. Kemudian doa tersebut juga Nabi SAW ajarkan kepada para sahabatnya agar menjadi senjata batin dalam menghadapi sulitnya perjuangan masa itu. Sejarah membuktikan bahwa pada episode selanjutnya setelah Nabi berjaya di Madinah beliau datang  lagi ke Mekah dan berhasil menaklukkan kota kelahirannya itu. Jadi, antara keberhasilan, kemenangan, dan doa erat kaitannya. Nabi SAW telah membuktikan hal itu hingga menguasai kota Mekah secara de jure dan de facto.

Advertisements

3 thoughts on “Seri Doa Hari Ini (1): Doa Berlindung dari Setan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s