Seri Asmaul Husna: Al-Ghaffar ‎(Yang Maha Pengampun / The Great Forgiver)‎

Al-Ghaffaaru header

Oleh: Dr. Syamsul Yakin, M.A


Maha Suci Allah Yang Maha Pengampun atas semua perbuatan salah dan dosa disengaja maupun tidak dari semua hamba-Nya. Maha Benar Allah yang kerap kali, melalui firman-Nya, membimbing manusia untuk bertobat dan memohon ampunan. Allah tegaskan:

QS. Nuh [71] ayat 10-13

Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohon ampunlah kepada Tuhan-Mu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai. Mengapa kamu tidak percaya terhadap kebesaran Allah?” (QS. Nuh [71] ayat 10-13).

Maha Mulia Allah yang kasih sayang-Nya terhadap semua makhluk mengalahkan murka-Nya. Sungguh Allah akan mendengar doa siapa saja yang memohon pengampunan kepada-Nya, karena “Sesungguhnya Tuhanmu sangat luas maghfirah-Nya…”. (QS. Ar-Ra’d [13] ayat 6). Dan Allah akan menimpakan bahaya kelaparan dan ketakutan bagi mereka yang senantiasa berpaling dari mengingat dan bertobat kepada Allah sebagai Al-Ghaffar.

Bahkan manusia dalam menjalani hidup dan kehidupan di dunia ini tidak pernah bisa melepaskan diri dari campur tangan Allah sebagai Al-Ghaffar yang tidak saja berarti Allah Maha Pengampun, tapi Dia-lah yang menampakkan keindahan dan menutupi keburukan manusia pada jasad, pikiran yang jahat, kotor, dan cenderung menipu, kesalahan dan dosa yang menggunung. Maka hampir-hampir semua manusia yang hidup di bumi ini tidak ada yang tampak indah. Manusia akan dijauhi makhluk lainnya karena selalu membawa-bawa kotoran dan najis, dimusuhi sesamanya karena di kepalanya penuh dengan siasat licik, kebohongan, makar, penipuan, dan menjatuhkan prestasi orang lain. Apabila  dosa itu Allah tampakkan berupa benjolan atau koreng di tubuh, tentu manusia menjadi makhluk menakutkan, menjijikan, dan tidak pantas menghuni bumi Allah ini. Tapi Allah Maha Menutupi keburukan manusia, sehingga manusia masih punya motivasi dan kesempatan untuk memperbaiki diri dan bertobat kepada-Nya.

Sungguh Maha Benar Allah yang mengajarkan manusia agar bermurah hati dalam memberikan ampunan dan maaf kepada sesamanya.

QS. Al-Jatsiyah [45] ayat 14

Katakanlah kepada orang-orang yang beriman agar mereka memaafkan orang-orang yang tidak takut terhadap hari-hari Allah (hari di saat Allah menimpakan siksaan kepada mereka) karena Dia akan membalas suatu kaum terhadap apa saja yang telah mereka kerjakan” (QS. Al-Jatsiyah [45] ayat 14).

Mengapa demikian? Manakala kita memberi maaf dan ampunan kepada orang lain, pasti suatu saat kita pun akan diberi maaf oleh orang lain. Begitu juga sebaliknya. Bila kita selalu berburuk sangka kepada orang lain, maka kita harus siap-siap menerima konsekuensinya. Akan ada orang lain yang punya pikiran kotor dan jelek kepada kita. Jadi, apa susahnya memberi maaf, dan seperti apa kerugian kita bila menutupi aib saudara kita.

Inilah makna terdalam pernyataan Rasulullah dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, “Tidak seorang manusia pun menutupi aib orang lain di dunia kecuali Allah menutupi aibnya di hari akhirat”.

Semoga kita bisa berlaku seperti Allah al-Ghaffar, Aamiin*


Seri Asmaul Husna lainnya:

 Al'Aziz (Yang Maha Perkasa)  || Al-Jabbaar (Yang Maha Memaksa)   
 Al-Khaliq, Al-Baary, Al-Mushawwir || Al-Ghaffaar (Yang Mahan Pengampun) 

Dr. Syamsul Yakin, M.A adalah Pengasuh Pondok Pesantren Madinatul Qur’an, Depok & Dosen Pascasarjana FIDKOM UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta

Advertisements

3 thoughts on “Seri Asmaul Husna: Al-Ghaffar ‎(Yang Maha Pengampun / The Great Forgiver)‎

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s