Seri Asmaul Husna: Al-‘Aziz ‎‎(Yang Maha Perkasa / The All-Mighty, The Victorious)‎

Al'Aziz background

Oleh: Dr. Syamsul Yakin, M.A


Maha Perkasa Allah yang telah memberikan kekuatan untuk mengalahkan dominasi setan dalam diri pribadi muslim. Sungguh ini merupakan nikmat besar yang wajib disyukuri. Padahal jangankan untuk melakukan perang tanding melawan bala tentara setan, menundukkan diri sendiri agar selalu patuh dan tunduk kepada Allah, manusia banyak yang tak mampu. Tapi Allah sebagai al-Aziz mengalahkan siapapun yang melawan-Nya. Termasuk berkuasa memberikan kekuatan kepada kita agar  kita bisa berdiri salat, bekerja, dan melakukan kebaikan dan perbaikan di tengah-tengah masyarakat. Tentu, Allah sebagai al-Aziz tidak dapat dihalang-halangi kekuatan-Nya, manakala Dia berkehendak untuk melakukan sesuatu. Lantaran itu segala bentuk kehinaan menjauh dari-Nya. Ia begitu tinggi dan tak tersentuh oleh mereka yang rendah. Allah memang al-Aziz, Dia Maha Perkasa dan Maha Mulia.

Selama menjalani kehidupan ini, kita terlalu lemah untuk menolak semua perbuatan munkarot, maksiat dan dosa. Mata yang secara fitri memang dilengkapi Allah untuk melihat, masih belum bisa menyeleksi yang dipandang. Mata dan pandangan ini masih tertarik pada yang dilarang. Padahal semua diperbuat dalam kesadaran. Begitu juga kaki, tangan dan anggota tubuh lainnya. Semua  tidak berdaya menghadapi pengaruh setan. Jadilah kaki dan tangan kita sebagai sumber malapetaka dan bencana bagi manusia.

Dalam konteks praktis, hutan-hutan menjadi gundul dan terbakar. Asap mengepul tebal. Di sana-sini terjadi banjir dan tanah longsor. Bahaya kelaparan dan ketakutan mengancam. Karena itu, kepada Allah sebagai al-Aziz kita bersama mohon agar diberikan kekuatan agar menolak semua perbuatan dosa. Pun, diberikan kekuatan untuk menjalankan amal salih, menebar cinta dan menabur sayang.

Sebagai sebuah negara-bangsa, kita juga harus  mengangkat harkat dan martabat bangsa yang terpuruk akibat lemahnya iman dan rapuhnya fundamental moral. Rencana pemerintah untuk menghidupkan kembali semangat bela negara dan patriotisme harus disambut dengan suka-cita. Hemat penulis, dalam konteks sosial, ekonomi dan politik saat ini, menzikirkan dan memahami makna terdalam Allah sebagai al-Aziz menjadi begitu mendesak. Dalam masyarakat, kita menyaksikan bahwa persoalan sosial di negeri ini sudah memasuki stadium yang mengerikan.

Keramahan dan kelembutan yang selama ini dikenal sebagai ciri yang paling menonjol dalam masyarakat kita, saat ini hanya menjadi bahan olok-olok oleh masyarakat dunia. Indonesia menakutkan, penuh konflik, keras dan telah menjadi negeri para maling! Mengatakan bahwa masyarakat kita sedang sakit, hemat penulis, tidak akan menyembuhkan persoalan sosial yang luka parah, ekonomi yang kian memburuk, dan politik yang kian membuat masyarakat apatis dan bosan.

Karena itu wahai al-Azis, kami mohon anugerahi kekuatan persatuan dan kesatuan dalam masyarakat kami. Berikan kekuatan kepada kami untuk mengelola potensi ekonomi secara jujur dan prosedural sehingga terdistribusikan kepada rakyat, merata dan mencukupi.

Kita harus bangkit, karena itu tak ada kata lain selain meneladani sifat Allah sebagai Yang Maha Perkasa ini. Selama ini kita belum bersungguh-sungguh untuk berdekatan dengan-Nya. Kita masih saja terlena dengan keterpurukan, kebodohan dan penuh harap mendapat bantuan pinjaman dana dari lembaga keuangan internasional. Bahkan ketika utang kita dijadwal ulang atau kita beroleh pinjaman dianggap sebagai keberhasilan. Sedangkan sumber tambang terbesar malah dikelola asing dan akan terus diperpanjang. Jadilah kita akhirnya sebagai bangsa peminta-minta dan mengharapkan bantuan kemanusiaan. Padahal kita mengaku beriman dan punya Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mulia.

Advertisements

3 thoughts on “Seri Asmaul Husna: Al-‘Aziz ‎‎(Yang Maha Perkasa / The All-Mighty, The Victorious)‎

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s