Kewajiban Seorang Muslim Terhadap Jenazah (Bagian 2)

Kuburan Muslim Tanah Baru

2. Pembahasan

3)   Menshalatkan Mayyit (الصَّلَاةُ عَلَيْهِ)

Shalat Jenazah  terdiri dari 8 (Delapan) rukun. Hukum shalat ini adalah “Fardhu Kifayah atau Wajib Kifayah ” yaitu telah dianggap cukup jika sudah hanya beberapa orang saja yang melaksanakannya maka hal tersebut telah menggugurkan kewajiban dari muslim di tempat tersebut. namun jika tidak ada yang melaksanakannya sama sekali maka penduduk di tempat atau kampugn tersebut dianggap berdosa. Shalat jenazah dilakukan dengan 4 (Empat) takbir dan 2 (Dua) salam tanpa membaca doa istiftah, tanpa ruku’, sujud, i’tidal dan tahiyyat dan dilakukan dalam keadaan berdiri.

Adapun rukunnya adalah sebagai berikut:

  • Niat;
  • Berdiri jika mampu. Maka jika sambil duduk atau di atas kendaraan / hewan tunggangan dianggap tidak sah jika tidak ada ‘uzur syar’i;
  • Membaca takbir 4 kali;
  • Membaca surat Al-Fatihah;
  • Membaca Shalawat kepada baginda Nabi Muhammad SAW;
  • Membaca doa untuk jenazah;
  • Membaca doa setelah Takbir Keempat; dan
  • Salam
Tata cara shalat jenazah
  1. Niat.

Tempat niat adalah di dalam hati. Adapun lafadz niat shalat jenazah ini adalah sebagai berikut:

Untuk jenazah laki-laki:

bacaan niat utk jenazah laki-laki

Untuk jenazah perempuan:

bacaan niat untuk jenazah perempuan

  1. Takbir dan dilanjutkan membaca surat Al-Fatihah
  2. Takbir Kedua kemudian membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW

Bacaan sholawat setelah takbir ketiga (ringkas)

Sebaiknya disambung (Shalawat Ibrahimiyah)

Bacaan sholawat setelah takbir ketiga

 

  1. Takbir Ketiga kemudian membaca doa untuk Jenazah

  Jika jenazahnya laki-laki:

Doa untuk jenazah laki-laki setelah takbir ketiga

  Jika jenazahnya perempuan:

Doa untuk jenazah perempuan setelah takbir ketiga

  1. Takbir Keempat, kemudian membaca doa

  Jika jenazahnya laki-laki:

Doa setelah takbir keempat untuk laki-laki

  Jika jenazahnya perempuan:

Doa setelah takbir keempat untuk perempuan

  1. Membaca salam dengan sempurna

bacaan assalamu'alaikum


Kasus 1: Bolehkan shalat jenazah hanya dilakukan oleh beberapa orang saja (misalnya hanya 3 orang saja)?

Boleh dan hal tersebut telah menggugurkan kewajiban kaum muslimin lainnya di tempat / kampung tersebut. Misalnya saja jika ada seorang yang miskin meninggal dunia sementara tidak ada kaum muslimin di sekitarnya (baik tokoh masyarakat, tetangga atau lainnya) yang datang untuk menshalatkannya (dan ini tentunya contoh tempat / kampung yang buruk) sehingga hanya beberapa orang saja yang menshalatkannya (dalam contoh ini hanya bertiga), maka hal tersebut “sah” dan telah menggugurkan kewajiban atas kaum muslim yang lain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s