Ustadz Ahmad Yani Firdaus

Oleh: Ust. Ahmad Yani, S.Ag., M.Ag.
      Jum'at, 10 Maret 2017 / 12 Jumadil Akhir 1438

Pengajian pekan ini (Jum’at malam Sabtu, 10 Maret 2017 / 12 Jumadil Akhir 1438) membahas mengenai “Sunnah-sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan setelah selesai shalat Jum’at”. Adapun kitab yang dijadikan acuan adalah Kitab Kasyifatusy Syaja Syarah Safinatun Naja yang ditulis oleh Syaikh Muhammad Nawawi bin Umar al-Bantani.

Pembahasan ini merupakan “tambahan pembahasan yang berkaitan dengan shalat Jum’at”, sebelum membahas pasal selanjutnya yang membahas mengenai “Kewajiban Orang Yang Masih Hidup Terhadap Mayyit.

1.  Dasar Hukum

Telah bersabda Nabi Muhammad SAW:

Hadits tentang Sunnah setelah Shalat Jum'at 1

Barangsiapa yang membaca setelah salam pada hari Jum’at (sebelum kakinya berubah dari posisi duduk tawarruk) surat Al-Fatihah (7x), surat Al-Ikhlash (7x), surat Al-Falaq (7x), surat An-Nas (7x), niscaya Allah akan mengampuni dosa orang tersebut dosa-dosa yang telah lalu dan dosa-dosa yang akan datang (dosa-dosa kecil) dan akan diberikan pahala sejumlah orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya (Nabi Muhammad SAW).”

Mengutip blog Bejanasunnah, terdapat hadits-hadits yang semakna dengan hadits tersebut di atas, sebagaimana penulis nukilkan di bawah ini.

Pertama: Hadits ‘Aisyah ummul mu’minin radhiyallâhu ‘anha (), ia berkata: Rasulullah Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

Hadits tentang Sunnah setelah Shalat Jum'at 2

“Barangsiapa membaca setelah shalat Jum’at: Qul huwallahu ahad (surat al-Ikhlas), dan qul a’udzu birabbil falaq (surat al-Falaq), dan qul a’udzu birabbin nas (surat an-Nas) masing-masing tujuh kali, maka Allah akan melindunginya dari keburukan hingga hari Jum’at berikutnya.”

Kedua: Hadits Anas bin Mâlik radhiyallâhu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

Hadits tentang Sunnah setelah Shalat Jum'at 3

“Barangsiapa yang membaca setelah imam salam dari shalat Jum`at sebelum ia merubah posisi duduknya;  Fâtihatul kitâb (surat al-Fatihah), Qulhuwallâhu ahad (surat Al-Ikhlas), Qul’adzu birabbil falaq (surat al-Falaq), dan Qul’adzu birabbinnâs (surat an-Nâs) masing-masing tujuh kali, maka Allah akan mengampuni dosanya yang telah lewat dan yang akan datang dan akan diberi pahala sebanyak bilangan orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir.”

Ketiga: Dari Makhûl ia berkata:

Hadits tentang Sunnah setelah Shalat Jum'at 4

“Barangsiapa yang membaca al-Fatihah, mu’awwidzatain (surat al-Falaq dan an-Nâs), dan Qurhuwallâhu ahad (surat al-Ikhlash) sebanyak tujuh kali pada hari jumat sebelum ia berbicara, maka dihapus dosanya hingga dua jumat, dan ia terjaga.”

Keempat: Atsar dari Asmâ` binti Abu Bakar radhiyallâhu ‘anha, ia berkata:

Atsar tentang Sunnah setelah Shalat Jum'at

“Barangsiapa yg shalat jumat dan lalu membaca setelahnya Al Ikhlas, dan Muawwidzatain dan Fatihah masing-masing tujuh kali tujuh kali, maka Allah akan menjaga / memelihara dirinya sampai jumat berikutnya.”

Kelima: Dari Ibnu Syihâb ia berkata:

Hadits tentang Sunnah setelah Shalat Jum'at 5

“Barangsiapa yang membaca: Qulhuwallâhu ahad dan al-Mu’awwidzatain (an-Nâs dan al-Falaq) setelah shalat jumat ketika salamnya imam sebelum ia berbicara, masing-masing sebanyak tujuh kali maka Allah akan menjamin diri orang itu berikut harta dan anaknya, dari Jum’at ke Jum’at berikutnya.”

Advertisements

Pages: 1 2 3